Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 8, 2015

SIDANG KE-8 KASUS PEKERJA PT.KARUNA

Gambar
Bandung 8 Juli 2015 berlangsung sidang di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) kasus Pekerja PT. Karuna yang memasuki sidang ke-8. Agenda sidang kali ini adalah pemerikasaan saksi dari Tergugat (pihak perusahaan). 2 Orang saksi dari pihak Perusahaan yaitu Dani selaku HRD dan Budiono selaku Supervisor diperiksa terkait dengan kasus tersebut.

Banyak keterangan saksi di sampaikan dalam sidang tersebut tetapi menurut para pekerja yang hari ini mengawal sidang yaitu kurang lebih 100 Orang mengatakan saksi dari perusahaan banyak berbohong. Keterangan yang disampaikan banyak yang tidak sesuai. Hal ini juga tidak lepas dari koreksi Kuasa Hukum pekerja (PC SPKEP SPSI Bekasi) yang diwakili oleh Zen Mutowali SH dan Endang Rokhani SH, MH. ada beberapa bukti yang tidak sesuai dengan keterangan saksi.

Sidang selanjutnya hari Rabu 29 Juli 2015 setelah Hari Raya Idul Fitri de ngan agenda masih pemeriksaan saksi dari pihak Perusahaan.

TIDAK MANUSIAWI ,PEKERJA MENINGGAL DUNIA PT.GELAR GATRALARAS BELUM BAYAR PESANGON KEPADA AHLI WARIS NYA

Sudah hampir 8 bulan terhitung sejak meninggalnya Hermanto pekerja PT.Gelar Gatralaras(GG) pada tanggal 21 Desember 2014 akibat Sakit yg di deritanya, Perusahaan PT.GG tidak juga membayarkan Hak-hak pekerja kepada Ahli Warisnya.
Sikap dan tindakan PT.Gelar Gatralaras yg beralamat : Jl.Toyogiri selatan RT 005/03 Jatimulyo Tambun-Bekasi terhadap hak-hak pekerja nya yg telah meninggal dunia ini sangat tidak manusia dan tidak pantas untuk di tiru dan melanggar ketentuan undang-undang ketenagakerjaan yg berlaku.
PC SPKEP SPSI Kab-Kota Bekasi selaku Kuasa Hukum dari Ahli Waris Hermanto hari ini Selasa 07 Juli 2015 memenuhi undangan Mediasi dari Disnaker Kabupaten Bekasi untuk menyelesaikan masalah ini.
Mediator dari Disnaker Kabupaten Bekasi di wakili oleh Ernawati SE dan Yeyen Yunaenah SH menyampaikan dalam Sidang Mediasi hari ini bahwa Hak-hak pekerja yang meninggal dunia sudah di atur dalam Pasal 166 UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, sehingga sudah sepatutnya PT.GG mematuhi ketentu…