Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 1, 2017

K3

K3 adalah hak yg melekat pada setiap pekerja sebagai perlindungan thd hak asasi manusia, yg sebagaimana disampaikan oleh prof imam soepomo sebagai perlindungan tehnis, di luar perlindungan ekonomi dan perlindungan sosial untuk para pekerja.
dalam sektor pertambangan yg memiliki karakteristik khusus:
1. Padat modal dan teknologi
2. Risiko besar dan spesifik
3. Peralatan khusus
4. Dinamis (hazard & risiko berpindah)
Diperlukan instrument khusus yg lebih spesifik dalam pelaksanaan K3 di sektor tambang,
C.176 merupakan salah satu jawaban utk pelaksanaan K3 yg lebih baik, di dalamnya Serikat Pekerja terlibat dan berpartisipasi penuh dalam pengawasan dan penyelidikan yg dilakukan oleh pengusaha dan oleh yg berwenang mengambil keputusan di tempat kerja.
Ratifikasi C.176 sekarang juga.

Penyakit Akibat Kerja

Penyakit Akibat Kerja
Berdasarkan data ILO tahun 2013, 1 org pekerja meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja dan 160 pekerja mengalami sakit akibat kerja. Tahun 2012 angka kematian dikarenakan kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK) sebanyak 2 juta kasus setiap tahunnya. Sungguh sebuah gambaran yg memprihatinkan.
Sementara di Indonesia, hasil laporan pelaksanaan kesehatan kerja di 26 provinsi tahun 2013 jumlah penyakit umum pada pekerja ada sekitar 2.998.766 kasus dan jumlah kasus penyakit yg berkaitan dg pekerjaan berjumlah 428.844 kasus.
Rendahnya jumlah kasus terkait dg penyakit akibat kerja tidak menggambarkan kondisi yg sesungguhnya tetapi lebih pada tidak terdeteksi dan terdiagnosis (Direktur Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga)
Isu K3 saat ini menjadi salahsatu perjuangan yg belum digarap secara serius oleh Serikat Pekerja. Padalah kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja senantiasa mengincar di sekeliling kita.
Salahsatu bentuk identifikasi thd PAK adalah melalui pemer…

kegiatan spkep spsi bekasi

Gambar
Hari ini Advokasi PC SPKEP SPSI Bekasi kembali mendampingi Anggotanya dalam Sidang Mediasi yang dilaksanakan di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi. Selain Advokasi pada hari ini juga dilaksanakan Pelantikan PUK SPKEP SPSI PT. Wavin Duta Jaya periode 2017-2020 oleh PC SPKEP SPSI Bekasi yakni Hermansyah, Hidayatullah, Pujonoto, dll
Kamis 13 Juli 2017 terdapat 2 Sidang mediasi yang dihadiri Oleh PC, yaitu Mediasi terkait dengan kasus PHK yang dialami oleh Pekerja PT. Twink Indonesia dan Kasus Kenaikan Upah PT. YKK. Pada saat yang bersamaan pula PUK SPKEP SPSI PT. Multistrada juga sedang menghadapi sidang Mediasi terkait dengan kasus PHK. Tim dari PC SPKEP SPSI Bekasi yang hadir kali ini adalah Saepul Anwar SH, Asep Opan Sopyan ST, Guntoro dan Heri Bin Awin .
selain 2 kegiatan diatas, kegiatan lain juga dilaksanakan di Jakarta yaitu seminar tentang Mogok Kerja.

keberhasilan bidang advokasi PC SPKEP SPSI Bekasi

Alhamdulillah perjuangan PC SPKEP SPSI Bekasi dalam mengadvokasi anggota kembali membuahkan hasil yang positif. Proses sampai dengan Mediasi, Pekerja PT. SBP Cibitung yang diPHK karena alasan Efisiensi dapat dipekerjakan kembali sesuai dengan Anjuran dari DISNAKER Kabupaten Bekasi. Dikuatkan kembali dengan pembuatan Perjanjian Bersama PC dengan Perusahaan dan disaksikan oleh DISNAKER pada hari Selasa 11 Juli 2017 bertempat di ruang Mediasi DISNAKER Kabupaten Bekasi, dengan kesepakatan Sebagai berikut :
1. Bahwa Sdr. Sutan Arbi dan Sdr. Wahyu Susilo Retno dipekerjakan kembali pada bagian dan jabatan semula
2. Bahwa upah bulan April, Mei, Juni dan THR tahun 2017 dibayarkan paling lambat tanggal 25 bulan Juli 2017.
3. Bahwa perselisihan telah selesai dan kedua belah pihak tidak akan melakukan tuntutan hukum dalam bentuk apapun.