Postingan

Menampilkan postingan dari April 15, 2015

Pahlawan Pekerja/Buruh

Marsinah, Tragedi Seorang Buruh

Hutan Wilangan, Nganjuk tanggal 9 Mei 1993. Awalnya adalah anak-anak yang bermain. Mengira bahwa kaki yang menjulur pada sebuah gubuk kelompok tani adalah milik orang gila yang biasa tidur di situ. Mereka menggoda sambil melempari dengan kerikil. Setelah berkali-kali dilempari dan tak ada reaksi, mereka pun mendekat. Alangkah terkejutnya ketika mereka mendapati bahwa kaki yang menjulur itu adalah kaki seorang mayat perempuan.
Mayat tersebut tergeletak dalam posisi terlentang. Sekujur tubuhnya penuh dengan luka memar bekas pukulan benda keras. Kedua pergelangan tangannya lecet-lecet, diduga akibat diseret dalam tangan terikat. Tulang panggulnya hancur karena pukulan benda keras berkali-kali. Dari sela-sela pahanya ada bercak-bercak darah, diduga akibat penganiayaan dengan benda tumpul. Pada bagian yang sama menempel kain putih berlumuran darah. Mayatnya ditemukan dalam keadaan lemas.

Kajian Hukum Perburuhan

Kedudukan Hukum Perburuhan Oleh : Endang Rokhani Pengantar Dalam keseharian kita sering mendengar “sudah ada hitam di atas putih belum” atau “wah kalau sudah ada hitam di atas putih….”. Yang dimaksudkan dalam percakapan tersebut adalah apakah sudah ada perjanjian tertentu? Atau wah kalau sudah ada perjanjiannya….pembicaraan ini memperlihatkan bahwa jika sudah ada perjanjian tertulis (hitam di atas putih) maka keadaan yang sedang dibicarakan tidak bisa diperlakukan bebas tetapi harus seperti apa yang telah diperjanjikan, atau orang lain tidak dapat terlibat sembarangan karena sudah ada perjanjian yang mengikat para pihak. Atau kalau dikalangan para pekerja/buruh yang menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh merasa jengkel ketika menghadapi masalah, misalnya pemutusan hubungan kerja (PHK) pengurus serikat pekerja/serikat buruhnyamenanyakan kepadanya, penyelesaian apa yang diinginkan. Kejengkelan ini dapat dimaklumi karena mungkin anggota tersebut tidak tahu, aturan hukum apa yang menga…